
Cerita ini terjadi kira-kira 4 tahun yang lalu,tapi aku masih ingat dengan jelas kejadian ini yang membuat kami(sohib-sohib)panik,malu dan takut.
Minggu,seperti biasa kami menikmati liburan bersama.Aku,Enty,Endan,dan Lily.Kami memang selalu menghabiskan waktu bersama bila dalam liburan.Nongkrong/belanja/ berhaha hihi/ataupu makan-makan bersama.Waktu itu aku belum mengikuti kursus-kursus ataupun tergabung dalam kegiatan apapun.Maklumlah kami masih hijau dihongkong jadi waktu senggang hanya ngalor ngidul/suka-suka gitu.
"eh sini aku kasih aku mau nunjuki sesuatu pada kalian" kata enty sambil membuka dompetnya .Tentu kami penasaran " apaan siih" mungkin lagi banyak duit dia .
Kami saling melongok isi dompet enty.
"Tha ,.tha ,.."kata ent sambil ngeluarin kartu oktopus.
Ealah cuma "PATHADONG " tah...sahut kami hampir bersamaan.
Pathadong bahasa kantonis untuk kartu oktopus yang di gunakan sebagai pembayaran untuk bus, minibus,kereta, kcr/mtr/7eleven/ok dan instansi laenya selain dengan uang tunai.Seperti gambar disamping.
" Eittt tunggu dulu liat nih " sambil menperlihatkan kartu patadongnya yang ternyata pathadong untuk anak kecil yang nota bene bila dalam pembayaran hanya dipungut separuh harga.
" gilaa ngapain bawa-bawa patadong anak mu (momongannya) dol" tanya endan
"laiya ngapain gak ada yang lucu huhhh " kami seballll
"Heyy ini pathadong aku yang make,meski ini punya anakku tapi aku yang ngisi dan aku akan gunain, kan lumyan separuh harga he he e" jawabnya sambil mengarasa menang kale ha haha .
" Dasar koruptor lohh" seloroh kami ...../
" Eh ngomong- ngomong emang bisa tah? apa gak ketahuan sama petugas" tanyaku agak kurang sreg dengan ulahnya.
" Bahaya ent kalo kethuan bisa didenda $5000 tau rasa lo" kata lily dengan ekpresi cuek.
"Allahh ya biarinlah kalo memng bisa kenapa nggak, ya dol " kata endan'sambil kedip-kedip mata ke enty.Kllilipan kale dia hek hek hek.Perlu di ketahui sohibku yang satu ini memang suka sesuatu yang agak-agak kolot dan exrem.
" h eh ehehehhehehe temanku erik uda make beberapa kali dan selalu sukses makanya aku pengen nyoba" kata enty nyengir- nyengir.
Ehmm boleh juga yaa kalo emng bisa. Lanjut......
"Ehhh aku bentar lagi cabut nih aku di suruh pulang awal hari ini " kata lily pada kami .
"Emang mau ngapain ini kan masih jam 3,orang libur kan harusnya seharian,atau stidaknya sampai jam 6 an gitu " kataku
" G tau ah bosku agak sinting kale,masa hari libur make acara masak dirumah dan suruh babunya pulang "sahut lily masih dengan ekpresi cuek.
" O o o.." tapi hal kayak gitu seharusnya gak boleh loh, libur kan punya kita.
" ya ya ya ,,,,,,,
Setelah berpamitan akhirnya lily pun cabut ,dan kita tinggal bertiga .
" Ehmm bosan nih disini, cabut yuk ..jalan kemana gitu "kataku pada sohibku
" Mau kemana mangnya " tanya endan
" Jalan kemana gitu kek ,dari td ngendon di sini, aku juga bosen,eh,, ke mongkok aja yuk "kata ennty
" Mau belanja tah?" tanyaku
" Yeah liat-liat aja skalian cuci mata" Cuci make rinso tuh hahhah ahh ahha...
Akhirnya kita jalan menuju kestation.Kita mau ke Mngkok.Pasar terpopuler di hongkong yang menjual aneka barang dengan harga yang agak murah.Ada juga pasar loak disana,dan akan rame menjelang sore. Banyak para wisatawan asing yang berbelanja di Mongkok.
Sesampainya di station
"" TUTUTutUTuttt " suara mesin bila kita memasukan kartu oktopus menuju MTR(kereta bawah tanah).
"Muisi , siuce lei card yau mandai wo " (permisi,nona sepertinya kartu anda bermasalah)" seorang petugas MTR mengampiri Enty
~~~DEGGGGG.....~~~~~ alamak ingat kartu oktopus untuk anak-anak.
Muka kami menjadi merah,cemas, kwatir dan takut .Wahhh ternyata si enty ketahuan petugas karena menggunkan octpuus anak.
Enty pun di introgasi petugas dan kami menemani di belakangnya.Kami terlibat sebuah percakapan serius.
Aku dan endan maju ikut bicara pada petugas.Bahwa mngkin enty salah ambil kartu, karena terbukti di dlam tas enty ada 2 kartu oktopus.Yang satu untuk dewasa dan yang satunya untuk anak-anak,dan yang digunakan tadi punya anaknya. Urusanya tidak sampai selesai disitu .kerana enty terlihat sangat panik sehingga petugas masih mencurigainya.
Setelah terlibat pembicaaran agak lama dan petugas mencatat no ktp enty mereka melepaskan kami.Dan mewanti -wanti untuk tidak melakukan hal itu .
Dalam perjalanan kita masih deg deg an
" Untung lo juga bawa oktopus punyamu dol,kalo petugas ga menemukan oktopusmu,km gak bisa pulang hehehhe h " kata endan
" eh iya yah sorry yah bikin kalian trouble, soalnya aku cuma pengen nyoba,coz erik bisa .
"Ingat ea no KTP kamu da kecatat oleh petugas,jangan buat acara kek gitu lagi lah"
Iya iya w kapok dah heh eheheh e... btw jadi ke Mongkok gak nih .
" nggak ah uda menjelang malam gini mending kita cari makan aja yuk , laperrrr "
Akhirnya kita masuk KFC dan menghabiskan sisa waktu libur sambil makan.Yamm yam yam yam m......
Jika ingat kejadian itu aku sering senyum-senyum sendiri dan kangen banget sama sohib-sohibku .Dan sekarang ini aku hanya bisa mengenang kenangan- kenangan waktu kejadian gokil,ketika sedih, ketika tertawa dan saat-saat bersama karena kita sudah tidak lagi bersama.
AI MISSU MISSU MISSUAHHHH .
No comments:
Post a Comment