Mataku menatap langit-langit kamarku. Aku teringat seseorang yang pernah mengecewakan aku beberapa waktu yang lalu. Aku ingin berbaikan dengannya. Aku gak ingin antara aku dan dia saling membisu.Yahhh...sahabat aku ingin kita saling berkicau lagi.
Sebut saja namanya DW.Aku mengenalnya dari relativeku dan kita menjadi begitu cepat akrab, mungkin karena faktor usia yang tidak begitu jauh berbeda.Dan kebetulan ia juga kenal dengan teman-temanku .
Waktu itu aku msih aktif dalam kegiatan sosial dan kursus di sebuah organisasi di setiap minggu.Waktuku banyak berkecimplung di tempat kursus, karena selain aku sendiri mengikuti kursus aku juga mengambil bagian laen di situ.Kadang-kadang jenuh juga sih gak bisa bermaen di waktu hari libur.
Ini awal mula retaknya hubunganku dengan DW
'' Kalo hari minggu ada kegiatan gak ?" tanyaku pada Dw saat itu.
"Gak ada paling ya nemui teman-teman aja mbak ..." jawabnya (dia memanggilku mbak he he..)
Kemudian aku mengeluarkan salebaran organisasi yang berisi tentang kursus,kegiatan sosial,dan jadwal dari dlam tasku dan menyodorkanya .
" Kali aja kamu tertarik untuk ikut dari pada liburan hanya diisi dengan jaln-jalan aja..?" kataku padanya
Singkat cerita Dw akhirnnya ingin ikut kursus dan juga temannya.Aku berjanji padanya akan mengantarkan dan mendaftarkan namanya lbih dahulu ( maklum siswa terbatas coz tempatny juga terbatas kita biasanya akan mengconfirm teman yang lebih dahulu mendaftar).Tapi kalau untuk kegiatan non kursus bersifat umum dan tanpa batas.
Minggu pertama dia berjanji akan menemuiku dan kita akan datang bersama-sama karena tempatnya memang agak complikated karena gedung antara kanan kiri hampir sama. Dulu aku pernah keliru masuk gedung hehe..ehe ...Aku menunggunya bersama temanku di dekat tmpat kursus .. 15 menit .. 30 menit .. 45 menit aku hubungin HP nya .Dan dia bilang ia masih di kota A dan untuk sampai ke sini akan butuh waktu 30 an menit .Kemudian aku bilang sama dia bahwa 15 menit lg aku harus masuk kursus. Dia bilang ~ ya udah mbak mngkin minggu depan aja yaa.....Akupun mengiyakan saja ..
Minggu ke2 . Seperti perjanjian pertama aku menggunya di dekat tempat kursus.Aku menelponnya kembali trus ia bilang ..
"Maaf ya mbak hari ini, mngkin aku ga bisa ke sana coz aku sedang mengantarkan barang yang mau aku titipkan sama teman yang pulang ke indo dan orang yang aku titipin belom datang " .Kalo tau begini aku ga usah nunggu deh (batinku ) yaudah ga papa.
Minggu ke 3.Aku memberi tahu Dw bahwa namanya telah terdaftar untuk mengikuti kursus dan ia tinggal menanda tangani dan menyerahkan nmor KTP saja dan bisa memilih jadwal kursus antara pagi atau sore.Dan aku memintanya hari mnggu agar di usahakan untuk datang karena trainer akan mendata ulang siapa-siapa yang positif bergabung.
Lagi- lagi Dw gak bisa datang tepat waktu dengn alasan kali ini sedang membeli celana dan sebentar lagi akan sampai dikota tempat kursus.Tapi waktu itu aku ada ujian akhir jadi aku ga bisa nunggu terlalu lama coz aku harus datang awal untuk pratice.Dan ini adalah penentu kelulusanku.
Minggu ke 4.Aku kirimkan sms ke DW~ Untuk datang sendiri ke tempat kursus coz aku dah selesai kursus tahap akhir dan minggu ini aku ga dateng ke tempat kursus kerana ada kegiatan di tempat laen.Aku menuliskan sms secara detail, alamat~arah jalan~dan no hp temanku yng masih di tmpt kursus situ~ dan juga kode masuk.
Aku sebal, merasa dibohongi berulang kali merasa ga di hargai sama sekali dan mengecewakan . Aku hanya bisa bilang gak tau pada Trainer ketika ia berulang kali nanya tentang Dw yang gak datng untuk confirm. Ketika Dw telpn aku gak angkat ,malas banget bicara sama Dw waktu itu.Pikirku kalau memang niat dia kan bisa mengatur waktu , kapan ke tempt kusus, kapan nemui teman, kapan beli celana di hari libur yang sehari penuh.
Dw SMS dengn nomor hp yg berbeda,meminta maaf karena telah berulang kali ga tepat janji dan minggu depan berjanji akan benar-benar datang dan memintaku untuk menemaninya.Tapi waktu itu aku bener-bener dah illfeel dan lagian aku ada kegiatan laen di tempat yang laen pula.Aku cuekin smsnya.
Semenjak itu hubunganku sama Dw semakin jauh .Dan aku juga gak tau apakah Dw benar2 datang atau nggak .
Saat ini aku ingin berbaikan lagi sama km Dw.Aku ingin menghilangkan semua rasa-rasa tidak nyaman antara kita .Aku mencoba hubungin no hp km untuk menyambung silaturahmi dgn kamu tp udah gak aktif .
Aku ingin berjabat tangan dan mengucapkan selamat Hari raya IDUL FITRI maaf lahir batin. Maafin semua salahku yaa..Jika engkau membaca tulisan ini dan ada waktu hub. aku, no tlponku masih tetap yang dulu. Aku benar-benar gak ingin kita berseteru dingin .Aku ingin kita seperti semula .
___________________________________________________________________________

No comments:
Post a Comment